LARANTUKA

Larantuka - Kota Reinha

  • Beranda
  • BERITA
  • OPINI
  • PARIWISATA
  • Translate
Home → BERITA → DAERAH → LARANTUKA → NASIONAL → Uskup Agung Ende, NTT Jadi Embrio Lomba Kitab Suci Keluarga Nasional

Uskup Agung Ende, NTT Jadi Embrio Lomba Kitab Suci Keluarga Nasional

BERITA, DAERAH, LARANTUKA, NASIONAL
Jumat, 27 September 2013

Uskup Agung Ende, NTT Jadi Embrio Lomba Kitab Suci Keluarga Nasional

Uskup Agung Ende  yang juga Delegatus Kitab Suci Konverensi Wali Gereja  Indonedsia (KWI) Mgr. Vinsensius Sensi Potokota, Pr mengatakan, lomba kitab suci keluarga antar keukupuan se Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menjadi embrio bagi terselenggaranya lomba serupa di tingkat nasional.


“Ketika  lomba ini digagas oleh para uskup se Nusa Tenggara  dan Kanwil Kementerian  Agama NTT, saya berpikir gagasan ini sangat tepat dan brilian serta perlu disambut dengan suka cita,” kata Uskup Sensi saat menutup rangkaian kegiatan tersebut di Gereja Santu Yoseph  Pekerja Penfui, Kota Kupang, Jumat (27/9).


Menurutnya, selaku Delegatus Kitab Suci, gagasan ini perlu dikembangkan ke tingkat yang lebih  tinggi dengan melibatkan semua keuskupan yang ada di Indonesia, sehingga karya kerasulan kitab suci bergema ke seantero negeri.


Selain itu, katanya, kita ingin kegiatan seperti ini harus bermula dari NTT, wilayah dengan  mayoritas penduduknya beragama Kristen. Kita ingin semuanya bermula dari NTT untuk Indonesia.


“Dengan lomba ini kita bukan unjuk kebolehan atau gagah-gagahan dan mengangkat keluarga  sebagai fokus dari  karya kerasulan kitab suci,” ujarnya.


Yang perlu disadari dalam kegiatan ini, sambungnya, bukan pemenang dan hadiah yang  menjadi perhatian utama tetapi, bagaimana menjadikan kegiatan ini sebagai proses pembelajaran
cinta kasih yang berakar pada Sabda Allah, proses menjadikan Sabda Allah sebagai pedoman  hidup, sehingga kita tidak marah dan kecewa jika belum meraih kemenangan.


“Kegiatan ini boleh selesai, tetapi tugas kerasulan kitab suci belum selesai. Sekembalinya peserta dari ajang ini, diharapkan dapat menjadi contoh dan teladan hidup dalam  hal kecintaan akan Sabda Allah di dalam kitab suci bagai sesamanya,” ingatnya.


Dia berpesan dan mengajak agar umat Katolik di NTT dapat menjadi kitab suci yang hidup, agar semakin banyak orang terinspirasi untuk juga  mencintai Sabda Allah dalam kehidupan keseharian di tengah masyarakat, dan menjadikan Kitab Suci sebagai bagian yang utuh dari kehidupannya

sumber : moral - politik
  • Share This Article

  • Facebook

  • Twitter

  • Google+

<<
>>

Pembentukan Provinsi Flores

Entri Populer

  • Allah tidak boleh digunakan oleh non-muslim
    Allah tidak boleh digunakan oleh non-muslim Larantuka - Pengadilan tingkat banding Malaysia memutuskan bahwa kata 'Allah...
  • Yabes di sambut ribuan pendukung dan Diarak keliling kota Kupang
    Yabes di sambut ribuan pendukung dan Diarak keliling kota Kupang Larantuka - Yabes didampingi Gavriel Novanto ,  disambut Setya Nov...
  • Kejati NTT Bongkar Korupsi 4 Miliar
    Kejati NTT Bongkar Korupsi 4 Miliar Larantuka - Kejaksaan Tinggi NTT (Kejati) mulai menyidik membongkar dugaan korupsi bronjongis...

Label

  • Banten
  • BERITA
  • BOOKING PESAWAT DAN HOTEL
  • DAERAH
  • HEALTH
  • HP/KAMERA/LAPTOP
  • INTERNASIONAL
  • Jakarta
  • kupang
  • LARANTUKA
  • Lembata
  • manggarai barat
  • NASIONAL
  • ngada
  • ONLINE SHOP
  • OPINI
  • PAPIST
  • PARIWISATA
  • SEPAK BOLA
  • WISATA ALAM
  • WISATA ROHANI
| Copyright © 2014 : LARANTUKA | Design By : JMW, Published byJMW | Powered By : Blogger | Google | Alexa |