LARANTUKA

Larantuka - Kota Reinha

  • Beranda
  • BERITA
  • OPINI
  • PARIWISATA
  • Translate
Home → BERITA → INTERNASIONAL → hukuman mata dibalas mata adalah keadilan

hukuman mata dibalas mata adalah keadilan

Add Comment
BERITA, INTERNASIONAL
Minggu, 11 Agustus 2013
pemerkosaan, adat dan budaya yang menyimpang, india, larantuka, berita larantuka hari ini

hukuman mata dibalas mata adalah keadilan


Larantuka - Gadis India 24 tahun dipaksa menikah dan diperkkosaa beramai-ramai sebagai hukuman karena adiknya kawin lari dengan kekasihnya.

Gadis itu mengatakan dia harus menikahi kakak laki-laki dari perempuan yang kawin lari dengan kakak laki-lakinya sebagai pembalasan, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Selasa (30/7).

"Saya setuju dengan keputusan itu karena saya tahu akan ada pertumpahan darah di desa jika saya menolak menikahi laki-laki itu," kata gadis itu kepada polisi.

Tak lama setelah menikah dia kemudian diperkkosaa beramai-ramai oleh saudara laki-lakinya.

Parahnya kejadian itu dianggap sebagai hukuman yang direstui para tetua adat atau Dewan Desa di pedalaman Uttar Pradesh, sebelah utara India. Dewan Desa itu mengatakan hukuman mata dibalas mata adalah keadilan.

"Saya kemudian diperkkosaa oleh kakak-kakak ipar saya di hari ketika saya menikah. Kejadian itu menjadi rutin."

"Mertua saya bilang dia ingin membalas dendam kepada keluarga saya dengan cara seperti ini."

Gadis itu akhirnya memberanikan diri mengajukan tuntutan hukum dan melapor ke polisi.

Dewan Desa atau panchayat memaksa perempuan itu menikah lantaran kakaknya kawin lari dengan adik perempuan suaminya pada 15 Februari lalu.

Tak hanya dipaksa menikah, Dewan Desa juga memaksa keluarga gadis itu membayar Rp 13 juta sebagai pengganti kerugian keluarga suaminya.

Gadis itu berhasil kabur dari keluarga suaminya pada 21 Juli lalu dan dia melapor ke polisi tiga hari lalu.

sumber : merdeka
  • Share This Article

  • Facebook

  • Twitter

  • Google+

Tulis Comments

Thanks For Your Comment Here
<<
>>
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Pembentukan Provinsi Flores

Entri Populer

  • Dipo Alam Sebut 6 Stasiun TV Bagai Kodok Bangkong
    Dipo Alam Sebut 6 Stasiun TV Bagai Kodok Bangkong Larantuka - Seskab Dipo Alam memberikan reaksi nyaring terkait teguran Komisi Pen...
  • Tak ada yang lain selain Pegawai Negri Sipil
    Larantuka - Semarak pesta wisuda di salah satu tempat aku menuntut ilmu terdengar sangat mekekak telinga, terdengar alunan musik khas ...
  • Wujudkan Iklim Kondusif sebagai Bangsa Pejuang
    PERIKSA PASUKAN. Irup Hari Juang Kartika, Brigjen Achmad Yuliarto saat memeriksa pasukan saat upacara di alun-alun rumah jabatan Gubernu...

Label

  • Banten
  • BERITA
  • BOOKING PESAWAT DAN HOTEL
  • DAERAH
  • HEALTH
  • HP/KAMERA/LAPTOP
  • INTERNASIONAL
  • Jakarta
  • kupang
  • LARANTUKA
  • Lembata
  • manggarai barat
  • NASIONAL
  • ngada
  • ONLINE SHOP
  • OPINI
  • PAPIST
  • PARIWISATA
  • SEPAK BOLA
  • WISATA ALAM
  • WISATA ROHANI
| Copyright © 2014 : LARANTUKA | Design By : JMW, Published byJMW | Powered By : Blogger | Google | Alexa |